free hit counter code

Selain di Indonesia, Inilah Daftar Negara yang Blokir Layanan Telegram

Selain di Indonesia, Inilah Daftar Negara yang Blokir Layanan Telegram

Selain di Indonesia, Inilah Daftar Negara yang Blokir Layanan Telegram | Belum lama ini di Indonesia sedang heboh dengan kabar diblokirnya layanan perpesanan Telegram oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia. Layanan tersebut diblokir karena Telegram dianggap sebagai layanan aplikasi perpesanan yang dapat membahayakan keamanan negara di Indonesia. Kini, halaman web Telegram pun telah diblokir dan tidak dapat diakses. Tetapi layanan perpesanan Telegram ini masih bisa di akses menggunakan aplikasi mobile di smartphone. Namun, pemerintah mempunyai rencana untuk memblokir secara keseluruhan layanan perpesanan Telegram tersebut apabila tidak bisa memenuhi Standart Operating Procedure yang diminta.

Pavel Durov, CEO Telegram ini menyampaikan sebuah permintaan maaf terhadap pemerintah Indonesia melalui channel resmi. Selain menyampaikan permintaan maaf, Pavel Durov juga menyampaikan beberapa kiat supaya pemerintah Indonesia bisa membatalkan pemblokiran layanan perpesanan Telegram. beberapa kiat dari Pavel Durov tersebut yaitu:

1. Pihak Telegram akan memblokir channel publik yang dianggap berbau terorisme.
2. Pavel Durov menghubungi Kementrian Komunikasi dan Informasi di Indonesia melalui e-mail untuk berkomunikasi secara personal yang bertujuan untuk memberantas semua konten yang berbau terorisme secara efisien.
3. Telegram akan membentuk sebuah tim moderator yang digunakan untuk memahami bahasa dan budaya di Indonesia. Hal tersebut dilakukan agar ketika mendapatkan laporan yang berbau terorisme bisa lebih cepat diproses oleh pihak Telegram.

Namun, ternyata tidak hanya Indonesia saja yang memblokir layanan perpesanan Telegram ini. Sebelumnya sudah ada beberapa negara di dunia yang telah memutus akses atau memblokir layanan Telegram. Berikut ini daftar negara yang blokir layanan Telegram, selain di Indonesia.

1. Rusia
Di negaranya sendiri, layanan Telegram telah diblokir oleh pemerintah di Rusia. Waktu itu Instansi Keamanan Federal Rusia (FSB) menemukan adanya bukti komunikasi yang dilakukan antar teroris menggunakan layanan Telegram. Karena bukti tersebut, pemerintah Rusia memutuskan untuk menutup akses atau memblokir layanan Telegram.

Pemerintah Rusia waktu itu juga sempat meminta seluruh data-data pengguna Telegram. Tetapi Pavel Durov, CEO Telegram tidak memberikan seluruh data-data pengguna Telegram tersebut dengan beralasan karena jika seluruh data-data pengguna Telegram diberikan, maka hal tersebut akan merusak privasi para pengguna layanan Telegram.

2. China
Di negeri Tiongkok ini lebih dulu dan resmi telah menutup akses atau memblokir layanan Telegram pada Juli 2015 lalu. Pemblokiran layanan Telegram di Tiongkok ini dikarenkan pada waktu yang lalu telah terjadi serangan cyber terhadap operasi perusahaan Asia Pasifik di Tiongkok. Tidak hanya itu, Telegram juga digunakan sebagai sarana berkomunikasi untuk perencanaan penyerangan terhadap pemerintah China dan partai komunis. Pemerintah China memblokir layanan Telegram ini dari beberapa lokasi server yang berada di negara China tersebut.

China ini memang memiliki regulasi yang sangat ketat. Bahkan pemerintah di China sudah banyak menutup akses atau memblokir beberapa platform media sosial di negaranya.

3. Iran
Pada 17 April 2017 lalu, Pemerintah di Iran telah menutup akses atau memblokir layanan Telegram. Negara yang dikenal dengan negara konflik tiada henti ini menutup layanan Telegram karena pengadilan Iran melihat Telegram mempunyai motif politik. Beberapa orang yang tertangkap menjalankan saluran reformis di Telegram. Maka dari itu, pengadilan memutuskan untuk memutus atau memblokir layanan Telegram di negara Iran.

4. Arab Saudi
Di negara Arab Saudi ini juga telah memutus akses atau memblokir layanan Telegram pada Januari 2016 lalu. Namun, pemerintah Arab Saudi tidak memberikan penjelasan atau keterangan apapun terkait pemblokiran layanan Telegram di negaranya tersebut.

Pada dasarnya semua negara di dunia menginginkan keamanan di dalam negaranya. Alasan keamanan inilah yang memang menjadi dasar pemblokiran layanan perpesanan Telegram pada beberapa negara di dunia tersebut.

Demikian artikel Saya kali ini. Semoga bermanfaat. Apabila ada pendapat, kalian bisa menuliskan pendapat kalian pada komentar di bawah, dan sampai jumpa di artikel Saya selanjutnya.

Founder BonChandra.com | Seorang content writter sekaligus publisher yang selalu berbagi dan terus belajar untuk memberikan informasi dan berusaha memberikan solusi untuk masalah orang lain.

0 Response to "Selain di Indonesia, Inilah Daftar Negara yang Blokir Layanan Telegram"

Post a Comment